Addanial’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Archive for May, 2008

Superman (Comic Strip)

Posted by addanial on May 15, 2008

The daily Superman newspaper comic strip began in January 6, 1939, and a separate Sunday strip was added on November 5, 1939. These strips ran continuously until May 1966. In 1941, the McClure Syndicate had placed the strip in hundreds of newspapers. At its peak, the strip was in over 300 daily newspapers and 90 Sunday papers, with a readership of over 20 million.

Original storylines

The daily strip was host to many storylines, unique from the regular Superman comic series. The early years consisted of Siegel-era Superman stories, many of which have yet to be republished. The strips contained the first appearance of a bald Lex Luthor, the first appearance of Mr. Mxyzptlk, and the first telephone booth costume change in comics. Other stories that are of note include Superman saving Santa Claus from the Nazis, WWII-era stories of Superman protecting the American home front, and Clark Kent marrying Lois Lane (and they lived together for years without her figuring out that he’s Superman). The artwork, as mentioned above, includes runs by famed Superman artists Wayne Boring and Curt Swan. Superman appeared in the newspapers again in 1978, with the newspaper strip The World’s Greatest Superheroes, which lasted until 1985. Between these two comic strip series, Superman appeared in almost 12,000 unique newspaper strips.

Writers and artists

Over the years, there have been a number of different writers and artists on the Superman newspaper strips. Originally, the strip was drawn by Joe Shuster. As Superman became more and more popular and the workload kept increasing, Shuster turned over many duties to his studio assistants. Paul Cassidy was the first in a line of ghost artists on the strip, and took over the inking and detail work in 1939. In September 1940 Leo Nowak replaced Cassidy on the strip. Other assistants during this time included Dennis Neville, John Sikela (beginning in 1940), Ed Dobrotka (beginning in 1941), Paul J. Lauretta, and Jack Burnley (beginning in 1941). Sikela and Dobrotka often traded penciling and inking duties between each other. Lauretta primarily inked and did backgrounds on the strips. Burnley eventually left to work on his own comic book Starman, but did return to pencil the Superman Sundays in 1943. The Superman strips during this early period of shop work ended up being a team effort, with multiple artists working on different parts of the same strip. This early period ended with the start of WWII. Jerry Siegel, the main writer, was drafted in 1943. Early that same year Leo Nowak and John Sikela were drafted as well. In 1943 Stan Kaye took over the inking. Wayne Boring, who had been another early assistant to Joe Shuster, had left the Shuster studio in 1942 to directly draw the daily strip for DC. Boring and Kaye would dominate the daily strip’s artwork throughout most of the 1940’s. The two of them would also provide the artwork for the Sunday strip between 1940 and 1966. In the middle of 1949, Win Mortimer took over the daily strip from Wayne Boring. Stan Kaye continued inking Mortimer’s work, until Kaye temporarily left, and Mortimer inked his own work until he himself left DC in 1956 to publish his David Crane strip. Curt Swan took over the daily strip on June 18, 1956, along with Stan Kaye. Swan would continue on the strip until November 12, 1960. As for the stories in the Superman strips, Jerry Siegel originally wrote them until he was drafted in 1943. Whitney Ellsworth, who had begun on the strip in 1941, continued until 1945. Jack Schiff began his writing on the strip in 1942, and worked on the strip off and on until 1962. Alvin Schwartz first started writing for the Superman strip in October of 1944. Between 1947 and 1951, Schwartz was the only writer on the Superman strip, and he continued on the strip until 1958. In 1959, Bill Finger started scripting stories, and worked through the series’ end in 1966. During this final period, Jerry Siegel resumed his duties writing some stories for the character he helped to create.

Posted in Blogs, Life Blogs, My Creativity, Photos Blog | Tagged: , | Leave a Comment »

Sampai Syurga (Faizal Tahir)

Posted by addanial on May 13, 2008

Kumembenarkan jiwaku
Tuk mencintaimu
Kupersembahkan hidupku
Tuk bersama kamu

Dan diriku untuk kamu
Belum pernah kumerasai begitu

Semua itu telah berlalu
Harapanku palsu
Dan mungkin hari yang satu
Terus ku tertunggu

Di hatiku masih kamu
Belum pernah ku ingin terus memburu

Aku lemah tanpa kamu
Ku inginmu dampingi ku
Aku fahami aku bukan terbaik
Tuk dirimu

Namun aku tetap aku
Yang terbaik tuk diriku
Hanya satu
Hanya kamu

Kumembiarkan hatiku
Tuk merinduimu
Kumenghamparkan sakitku
Tuk tatapan kamu

Bersamamu harapanku
Hilang dalam terang yang membutakanku

Aku lemah tanpa kamu
Ku inginmu dampingi ku
Aku fahami aku bukan terbaik
Tuk dirimu

Sampai syurga kumenunggu
Sampai syurga kucintamu
Hanya kamu

Dan segala yang ku ada
Kuberikan semua
Untuk dirimu saja

Ku mahu dirimu
Bahagia tuk selamanya
Biar sampai syurga
Aku menunggu cinta darimu
Agar ku sempurna

Aku fahami aku bukan terbaik
Tuk dirimu
Namun aku tetap aku
Yang terbaik tuk diriku

Hanya satu

Aku lemah tanpa kamu
Ku inginmu dampingi ku
Aku fahami aku bukan terbaik
Tuk dirimu

Sampai syurga kumenunggu
Sampai syurga kucintamu
Hanya kamu

Posted in Malaysian Songs, Song Lyrics | Tagged: , | 4 Comments »

Batu Dan Golek (Faizal Tahir)

Posted by addanial on May 13, 2008

Rock n Rolling 2x
Rock n.. 3x

Du du du du…

Kini ku rasa masanya telah tiba
Biar kau rasa kuasa iramaku yang sebenar
Kini ku mula cara ini ku punya
Biarkan lama, aku memberi pada semua

Bangun agar bisa ku mula
Kini tiba masa tuk kita semua bersama

(Rock n Rolling)
Itulah yang ku mahu
(Rock n Rolling)
Itu yang kau perlu
(Rock n Rolling)
Itu saja ku tahu
(Rock n..)
Rock n Roll yeah

Kian lamanya aku menunggu tiba
Bukan seharu-biru tanpa berlagu
Tuk ku nyanyikan pada setiap hariku
Kini masanya untuk aku melangkah
Biar kau rasa revolusi irama sebenar

Dan ku tak pernah tewas mahu mencari diriku
Biar lain, biar ku mula
Dan kau tak perlu tewas mahu menjadi dirimu
Biar aku mulakan baru

Kini tiba masa yang ku nantikan kita semua bersama

Posted in Malaysian Songs, Song Lyrics | Tagged: , | Leave a Comment »

Aku Punya Kamu (Faizal Tahir)

Posted by addanial on May 13, 2008

Saat kau tersenyum
Saat itu kau memberi
Saat ku rasa bahgia

Selama ku tersenyum
Selama itu ku memberi
Selama yang kamu di sini

Namun ku bicara hanya pada
Bulan dan suria tak ku punya cara
Untuk menyatakan cinta

Dan kamu hanyalah satu
Ku mahu ada kamu saja
Bisaku menunggumu
Selamanya aku milikmu
Takkan pernah lelahku menunggu
Hingga aku punya kamu

Sesaat aku tiada
Saat itu yang ku rasa
Saat hidupku terlena

Selama yang kau ada
Selama itu ku rasa
Selama hidupku bahagia

Namun ku bicara hanya pada
Bulan dan suria tak ku punya cara
Untuk menyatakan cinta

Dan kamu hanyalah satu
Ku mahu ada kamu saja
Bisaku menunggumu
Selamanya aku milik mu
Takkan pernah lelahku menunggu
Hingga aku punya kamu

Selama yang pernah
Ku merasa belum ada rasa yang ku rasa ini
Fahamilah cinta ku lebih dari cinta
Tiada mungkin akukan teruja
Andai bukan kamu yang dihadapanku
Bisaku buktikan pada kamu

Yang kamu hanyalah satu
Dan tak pernah lelah ku menunggumu
Hingga aku punya kamu
Selamanya
Aku milikmu
Takkan pernah lelah ku menunggu
Hingga punya kamu

Posted in Malaysian Songs, Song Lyrics | Tagged: , | 1 Comment »

Maha Karya Cinta (Faizal Tahir)

Posted by addanial on May 13, 2008

Begitu Berat Melangkah
Melihat Kau Bersamanya
Adakah Aku Yang Salah
Atau Hanya Helah Saja

Ku Masih Mencintai Diri Kamu
Bila Kau Menjauh
Ku Rindu

Kau Bagaikan Udara
Yang Membantu Aku Untuk Terus Hidup Di Atas Dunia
Tanpa Mu Ku Lemah
Pasti Aku Tak Berdaya
Kerna Kau Maha Karya Cinta …

Biarpun Kau Tidak Mahu
Menerima Kasih Daku
Ku Kan Setia Bersama Mu
Sehingga Ke Akhir Waktu

Ku Masih Menyayangi Diri Kamu
Bila Kau Berlalu
Ku Rindu ..

Kau Bagaikan Udara
Yang Membantu Aku Untuk Terus Hidup Diatas Dunia
Tanpa Mu Ku Lemah
Pasti Aku Tak Berdaya
Kerna Kau Maha Karya Cinta

Kau Takkan Dapat Aku Lupakan
Kerna Kaulah Punca Cinta Kita
Mengajar Aku Erti Bahagia
Kembalilah ..

Terimalah Pesan Daku
Yang Akan Terus Menunggu …

Posted in Malaysian Songs, Song Lyrics | Tagged: , | Leave a Comment »

Kasih Tercipta (Faizal Tahir)

Posted by addanial on May 13, 2008

Kasih hilang tiada bicara
Setelah cintaku kau puja
Rintihan rindu terus melanda
Redup cahaya oo hati lara

Bisiklah kiranya aku bersalah
Sedetik tersirat rasa
Kau cipta kasih yang kumiliki
Cintaku jujur selama ini..

Carilah aku dalam hatimu
Sayang sebutlah kau rindu
Hanya…pintaku
Kasihmu kekal setia
Usah biarku ooo terus terluka

Mesra suaramu…kini berbeza
Gagal sembunyi sedih
Kenangan lalu menusuk jiwa
Manis seindah berganti pedih
Ooo..kasih tercipta..
Ooo..carilah ku sayang

Carilah aku dalam hatimu
Sayang sebutlah kau rindu
Hanya…pintaku
Kasihmu kekal setia
Usah biarku ooo terus terluka

Pabila bersamamu..debaran
Darah arus mengalir cinta
Lahir selamanya
Berilah kucupan sayang
Biar terukir wajah..
Kasih tercipta..
Berilah kucupan sayang
Biar terukir wajah..
Kasih tercipta..

Ooo..kasih tercipta..
Kini kumengerti..
Walau berbisa..
Kurela kira kau bahagia..

Posted in Malaysian Songs, Song Lyrics | Tagged: , | Leave a Comment »

Perpisahan Terasing (KRU)

Posted by addanial on May 4, 2008

Perpisahan itu selalu terjadi,
Kepada insan yang bercinta,
Sungguh sedihnya rasa,
Apabila ianya terjadi..

Perpisahan bermula dari dua hati,
Yang kehendaknya tak dituruti,
Ataupun manusia,
Yang berperasaan benci..

Sebuah cinta dan harapan,
Menjadi debu berterbangan,
Tersekat nafasku kabur pandangan mataku,
Amat tersiksa jiwa kerana kehilangannya..

Ooh Ooh..mengapa terus mengharap menanti,
Walau cukup kusedari dia takkan kembali..

Rintangan dari orang yang tak sudi,
Menerima cinta dari hati ini,
Menarik diri dan pergi,
Membawa serpihan hati yang sepi..

Sebuah cinta dan harapan,
Menjadi debu berterbangan,
Tersekat nafasku kabur pandangan mataku,
Amat tersiksa jiwa kerana kehilangannya..

Ooh Ooh..mengapa terus mengharap menanti,
Walau cukup kusedari dia takkan kembali..

Perpisahan itu sungguh menyedihkan,
Tapi semuanya di tangan takdir,
Kita dikatakan pasangan bahagia..

Ooh..kini terasing luka,
Ooh..kini terasing luka,
Perpisahan mengasing kita..

Posted in Malaysian Songs, Song Lyrics | Tagged: , | Leave a Comment »

Gemuruh (Faizal Tahir)

Posted by addanial on May 2, 2008

Bila Bertalu Rentak Dikalbu
Hasrat yang tersirat semakin ku buru
Bila bergema laungan gempita
harapan bernyala nadi ku berganda

Gemuruh jiwa semangat membara
dari puncak ingin ke angkasa
berkalungkan bintang berkelipan
menyerlah jauh dari yang biasa

Bila Bertalu Rentak Dikalbu
Hasrat yang tersirat semakin ku buru
Bila bergema laungan gempita
harapan bernyala nadi ku berganda

Gemuruh jiwa semangat membara
dari puncak ingin ke angkasa
berkalungkan bintang berkelipan
menyerlah jauh dari yang biasa

ungkapan ini bukan sekadar bermimpi
segalanya kan pasti terbukti nanti

Gemuruh jiwa semangat membara
dari puncak ingin ke angkasa
berkalungkan bintang berkelipan
menyerlah jauh dari yang biasa

Gemuruh jiwa semangat membara
dari puncak ingin ke angkasa
berkalungkan bintang berkelipan
menyerlah jauh dari yang biasa
menyerlah jauh dari yang biasa

Posted in Malaysian Songs, Song Lyrics | Tagged: , | Leave a Comment »

Getaran Jiwa (KRU)

Posted by addanial on May 2, 2008

( Duet With P.Ramlee )
Getaran jiwa melanda hatiku,
Tersusun nada, irama dan lagu..

Walau hanya sederhana,
Tetapi tak mengapa,

Moga dapat membangkitkan,
Sedarlah kamu wahai insan..

Tak mungkin hilang,
Irama dan lagu,
Bagaikan kembang, Sentiasa bermadu..

Andai dipisah lagu dan irama,
Lemah tiada berjiwa..hampa..

Tak mungkin hilang ( Tak mungkin hilang ),
Irama dan lagu,
Bagaikan kembang, Sentiasa bermadu..

Andai dipisah lagu dan irama,
Lemah tiada berjiwa..hampa..

Tak mungkin hilang,
Sinar bintangmu terus gemilang,
Dan jasamu, segala baktimu,
Akan terus kekal ke akhir waktu,

Posted in Malaysian Songs, Song Lyrics | Tagged: , | Leave a Comment »

Apa Saja (KRU)

Posted by addanial on May 2, 2008

Apa saja untukmu,
Tak ku hiraukan waktu,
Katakan saja kan ku laksana,
Permaisuri kau bertahta di jiwa..

Apa saja untuk mu,
Ke dasar lautan biru,
Bertaruh nyawa andai kau damba,
Mutiara, di hari lahirmu..

Kita menuju gemilang asmara,
Tiada cinta setanding kita,
Kurela sehingga ke akhirnya,
Tunai segala mimpimu,
Uhh..ratuku..

Untukmu kasih,
Ku cuba meraih,
Bintang di angkasa,
Walau tak terdaya, kan ku ikhtiar..

Untukmu kasih,
Gembira, bersedih,
Selagi ku bernyawa,
Untukmu kasih, ku korban apa saja..

Apa saja untukmu,
Kan ku ubah caraku,
Jikalah itu yang kau mahu,
Apa saja demi kebahgiaanmu..

Bukan ku pinta yang luar biasa,
Cuma secebis janji setia,
Inilah lagu cinta kita,
Hanya terbaik untuk mu, Selama-lamanya..

Untukmu kasih,
Ku cuba meraih,
Bintang di angkasa,
Walau tak terdaya, kan ku ikhtiar..

Untukmu kasih,
Gembira, bersedih,
Selagi ku bernyawa,
Untukmu kasih, ku korban apa saja..

Posted in Malaysian Songs, Song Lyrics | Tagged: , | Leave a Comment »