Pupus (Dewa)


Aku tak mengerti … apa yang kurasa,
Rindu yang tak pernah … begitu hebatnya
Aku mencintaimu lebih dari yang kau tahu …
Meski kau tak akan pernah tahu

Aku persembahkan … hidupku untukmu,
Telah kurelakan … hatiku padamu,
Namun kau masih bisu … diam seribu bahasa
Dan hati kecilku bicara …

Baru kusadari …
Cintaku bertepuk sebelah tangan
Kau buat remuk seluruh hatiku …

Semoga waktu akan mengilhami sisi hatimu yang beku,
Semoga akan datang keajaiban, hingga akhirnya kaupun mau

Aku mencintaimu
Lebih dari yang kau tahu …
Meski kau tak kan pernah tahu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s