Pupus (Dewa)


Aku tak mengerti apa yang ku rasa,
Rindu yang tak pernah begitu hebatnya,
Aku mencintaimu lebih dari yang kau tahu,
Meski kau takkan pernah tahu..

Aku persembahkan hidupku untukmu,
Telah kurelakan hatiku padamu,
Namun kau masih bisu diam seribu bahasa,
Dan hati kecilku bicara.. Oohh.. Oohh..

Baru ku sadari cintaku bertepuk sebelah tangan,
Kau buat remuk s’luruh hatiku..

Semoga waktu akan mengilhami sisi hatimu yang beku,
Semoga akan datang keajaiban hingga akhirnya kau pun mahu,
Aku mencintai dirimu lebih dari yang kau tahu.. Uuhh..
Meski kau takkan pernah tahu..

Baru ku sadari cintaku bertepuk sebelah tangan,
Kau buat remuk s’luruh hatiku..

(Solo)

Baru ku sadari cintaku bertepuk sebelah tangan,
Kau buat remuk s’luruh hatiku..

Baru ku sadari (Oohh baru ku sadari..)
Cintaku bertepuk sebelah tangan (Bertepuk sebelah tangan..)
Kau buat remuk s’luruh hatiku..

S’luruh hatiku… Oohh.. Ohh.. Yeahh..

(2nd Solo)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s